+ -

Pages

Minggu, 20 Februari 2011

Broken Heart

Perubahan drastis saat ini yang mendekati keadaan masa lalu.
Serius, aku ga tau mau ngasih judul apa.. Tapi yang pasti saat ini aku lagi pengen bahas gimana menyikapi perubahan tiba2 dalam hidup, dan kaitannya dengan masa lalu. Terutama menyangkut patah hati.
Kita tau yang namanya perubahan secara cepat itu sangat sering membuat shock. Membuat kita ga tau harus
berbuat apa. Merusak semua pola hidup yang selama ini kita jalani. Memaksa kita menghilangkan kebiasaan2 yang selama ini seakan sudah jadi program inti dalam pikiran kita. Kadang kita bisa melaluinya dengan baik, beradaptasi cepat dengan keadaan. Kadang kita berhasil juga melaluinya meski harus susah payah, hanya untuk mendapatkan bahwa perubahan itu selalu di depan mata, dan sangat sulit untuk dikejar. Kadang kita benar2 hancur, dan dengan sangat terpaksa keluar dari permainan.Perubahan2 ini sifatnya macam2.. Ada yang ga pernah sama dengan keadaan sebelumnya, ada yang malah kembali mendekati keadaan sebelumnya. Nah, yang kedua ini yang ingin aku bahas.
Kita coba misalnya masalah cinta/Pacaran atau penjajakan.

Gimana sih keadaan kita sebelum punya pacar? Punya hobi yang suka dilakukan? Punya tempat hangout yang sering dikunjungi? Kegiatan2, rutinitas? Ada suatu keseimbangan hidup saat ini. Mari kita sebut ini KEADAAN 1.

Dan saat kita baru mendapatkan seorang yang kita rasa cocok untuk mendampingi hidup kita kelak, semua rutinitas itu akan bergeser.. Toh tenaga kita cuma segitu2nya, waktu sehari juga tetap aja 24 jam. Ada kebiasaan yang harus diubah. Ada penyesuaian waktu dan rutinitas. Tapi karena kita melakukannya dengan hati yang riang, perubahan drastis ini akan kita lakukan dengan sukarela, cepat, dan bahagia, terlepas dari apakah perubahan itu terjadi dengan baik atau nggak dan kita akan dapatkan suatu keseimbangan hidup yang baru. Sebut ini KEADAAN 2.

Dan saat musibah terjadi.. Pada akhirnya hubungan cinta ga bisa dipertahankan.. Gimana menyikapinya? Sekali lagi kita dihadapkan pada perubahan. Tapi berbeda dengan perubahan sebelumnya, kita ga melakukannya dengan mental yang baik. Perubahan ini tidak terjadi dengan sukarela, dan tidak membahagiakan. Bagaimana mungkin kita akan bergairah untuk menghadapi perubahan ini? Dan pertanyaan yang paling penting, PADA KEADAAN APA SEHARUSNYA KITA BERUBAH?

Setiap perubahan ada tujuannya. Saat kita baru menjalin hubungan, kita akan berubah untuk memberi waktu dan agenda untuk penjajakan. Tapi pada saat break, yang akan kita lakukan tentunya adalah MENYESUAIKAN WAKTU DAN AGENDA PERBUATAN, PEMIKIRAN DAN PERASAAN LAINNYA UNTUK MENGISI RUANG KOSONG YANG DITINGGALKAN RUTINITAS SEBELUMNYA. Ruang kosong tanpa rutinitas yang biasanya dilakukan dengan senang hati.. Dan disaat rutinitas itu diambil dari kita, diri akan merasakan kehampaan yang pastinya sangat menyiksa. Dan yang jelas, mood yang jelek akan membuat kita ga bisa menerima perubahan ini begitu saja.


Jadi ke keadaan apa kita harus berubah? Disini aku mengusulkan untuk KEMBALI PADA KEADAAN 1, JIKA MASIH MEMUNGKINKAN. Terlihat sebagai langkah mundur sih, tapi memang sepertinya kita harus kembali ke suatu check point, dimana kita sebenarnya sudah terbiasa dengan keadaan itu sebelumnya. Jalani hobi yang lama.. Nongkrong di base camp lagi.. Etc etc.. Seharunya untuk berubah pada kondisi lama ini ga akan begitu sulit.. Ini memang suatu bentuk perubahan juga, tapi disini kita berubah pada keadaan yang kita sudah biasa menjalaninya. Dan aku kira ini jauh lebih masuk akal.

Adapun hal yang harus diperhatikan untuk kembali ke keadaan 1 antara lain :

* rutinitas2 lama masih ada dalam agenda hidup kita pada saat sebelum patah hati. Dengan begini, kita ga mengubah rutinitas sepenuhnya, tapi menyesuaikannya kembali ke keadaan semula sebelum penjajakan. Misalnya kalau sebelum pacaran kita nongkrong di base camp dari jam 3-9, terus pas pacaran terpaksa dikorting sampe jam 7, mengubahnya kembali pada keadaan pulang jam 9 lagi seharusnya bukan masalah besar kan ini bentuk fisisnya. Kalau bentuk pemikiran ya kita bisa kembali menekuni hobi lama. Jangan bikin hobi baru kalau bisa. APALAGI MERANCANG PENGGANTI BARU, ga mau kan disebut gampangan?. Umumnya orang patah hati pengen cepet2 nyembuhin luka & melupakan masa lalu, makanya suka timbul kesan terlalu terburu-buru.
* waktu antara keadaan 1 dan 2 ga terlalu jauh. Standar untuk setiap orang terhadap waktu ini akan berbeda2. Untuk seseorang yang versatile, mudah menyesuaikan diri, rentang waktu yang panjang ga akan jadi masalah. Tapi kl pada dasarnya sulit berubah, ada 2 opsi. Jika kita sulit berubah tapi mudah kembali pada keadaan awal, waktu panjang juga ga masalah.. Tapi kalau mau balik ke rutinitas awal aja susah, pake acara lupa segala, waktu yang pendek menjadi standar. Kl rasanya kita dah melewati batasan itu mungkin aja masih bisa, tapi faktor kemudahan untuk kembali ke keadaan 1 itu dah ga ada lagi. Tanggung..
* rutinitas tersebut masih bisa dilakukan. Kl temen2 dah pada berpencar semua, gimana mau kongkow2 lagi.. Atau kl dulu rutinitasnya adalah kuliah, kl dah tamat mau ngapain lagi? Sebenernya poin ini ada kaitannya dengan poin 1.
* credits for sleepy : jika keadaan 2 jauh lebih baik dari keadaan 1, misalkan bahwa saat punya kekasih itu hidup kita jauh lebih baik daripada saat single, maka urungkan niat untuk kembali pada keadaan 1. Di titik ini kita sudah mendapatkan manfaat dari hubungan dengan kekasih kita, jadi bawalah itu sebagai bekal hidup kita........

Ibarat komputer.. Kita bisa saja kembali ke suatu checkpoint setting tertentu, selama komputer kita sendiri ga mengalami perubahan yang terlalu drastis : ganti hardware, atau update software..

ini hanya sedikit opsi yang hanya bisa berlaku pada keadaan khusus. jadi bahasan ini masih sebatas konsep.. untuk seterusnya silahkan kembangkan sendiri. bisa tidaknya dilakukan, adanya poin yang salah ataupun bisa diperbaiki..
5 100%HALAL: Broken Heart Perubahan drastis saat ini yang mendekati keadaan masa lalu. Serius, aku ga tau mau ngasih judul apa.. Tapi yang pasti saat ini aku lagi ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam...!!!

< >